Simalungun: Pasca banjir besar yang melanda kawasan Lingkungan Pasar Bawah Serbalawan, Kecamatan Dolok Batunanggar, akibat meluapnya Sungai Sikkam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bergerak cepat menyiapkan langkah-langkah strategis guna mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir pada Sabtu (1/8).
Peninjauan turut didampingi Kepala Pelaksana BPBD Budiman Silalahi, Kepala Dinas Kominfo Akbar P. Siregar, Camat Dolok Batunanggar Siti Aminah Siregar, serta unsur Forkopimca setempat.
Normalisasi Sungai Jadi Prioritas
Sekda menegaskan, selain fokus pada penanganan darurat bagi masyarakat terdampak, Pemkab Simalungun akan segera melaksanakan normalisasi Sungai Sikkam sebagai langkah prioritas.
“Selain bergerak menangani dampak darurat, langkah pertama yang akan segera dilaksanakan adalah normalisasi Sungai Sikkam,” ujar Mixnon.
Hasil peninjauan di lapangan menunjukkan tingginya sedimentasi dan tumpukan material di badan sungai yang mengakibatkan kapasitas aliran berkurang secara signifikan. Kondisi tersebut membuat Sungai Sikkam tidak mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi sehingga memicu banjir.
Melalui program normalisasi, pemerintah berharap fungsi dan kedalaman sungai dapat dipulihkan sehingga aliran air kembali lancar dan risiko banjir dapat diminimalkan.
Bangun Embung dan Perkuat Kolaborasi
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Simalungun juga merencanakan pembangunan embung serta kawasan resapan air di sejumlah titik strategis. Program ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PTPN IV Kebun Dolok Ilir, PT Bridgestone, dan wilayah Kecamatan Tapian Dolok.
Pembangunan embung bertujuan menahan serta memperlambat aliran air hujan sebelum masuk ke Sungai Sikkam. Dengan demikian, lonjakan debit air dapat dikendalikan sehingga potensi luapan ke kawasan permukiman dapat ditekan. Penataan aliran air juga direncanakan di kawasan PLTA Dolok Ilir untuk mengurangi risiko genangan di wilayah hilir. (R1/red)











