Simalungun: Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Simalungun masih menjadi perhatian dan dibutuhkan komitmen pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah jalan rusak yang sangat menjadi faktor utama untuk poros aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satunya jalan rusak di Kecamatan Huta Bayu Raja yang juga salah satu infrastruktur ekonomi yang mendukung aktivitas Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera utara.
Dalam pantauan dilokasi jalan lintas milik Pemerintah Kabupaten Simalungun yang rusak parah terletak persis pada jalan yang melintasi 3 Desa/Nagori yaitu: Silakidir, Raja Maligas dan Raja Maligas II, Kecamatan Huta Bayu Raja. Dan menghubungkan 3 Kecamatan yaitu Tanah Jawa, Huta Bayu Raja dan Bosar Maligas.
Sebelumnya, jalan rusak di Kecamatan Huta Bayu Raja dapat kitehui bahwa merupakan salah satu akses atau infrastruktur yang mendukung KEK Sei Mangkei sebagai Program Strategis Nasional (PSN) yang fokus untuk hilirisasi produksi industri kelapa sawit dan getah karet.
Sedangkan menurut masyarakat Kecamatan Huta Bayu Raja, B Sinaga bahwa program pembangunan infrastruktur jalan rusak yang sudah sangat parah tersebut sudah mulai pembangunan saat Bupati JR Saragih hingga RHS, namun belum tuntas penyelesaian hingga saat ini TA. 2026 di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih.
“Pembangunan jalan penghubung tiga Kecamatan untuk mendukung PSN KEK Sei Mangkei sudah dimulai JR Saragih sebagai Bupati 2016-2021 dan dilanjutkan oleh RHS sebagai Bupati 2021-2025, Namun pembangunan terhenti atau tidak ada dianggarkan Pemkab Simalungun di saat ini Bupati Anton Achmad Saragih,” jelas B Sinaga saat ditemui 12/3/2026 di Nagori Raja Maligas.
B Sinaga juga mengingatkan bahwa awal pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Huta Bayu Raja yang di mulai JR Saragih merupakan harapan besar masyarakat dan beredar kabar dana yang digunakan merupakan pinjaman dari SMI untuk dapat memulai mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan tersebut dan banyak masyarakat berterimakasih karena perjuangan JR Saragih dalam membangun jalan yang mendukung PSN (Program strategis nasional) pemerintah pusat dalam Hilirisasi produksi industri KEK Sei Mangkei. Dan pada jaman Bupati RHS melanjutkan program pembangunan infrastruktur jalan tersebut.
Namun sangat anehnya, dimana pembangunan infrastruktur jalan terhenti atau tidak ada lanjut pada tahun anggaran 2025 sejak awal pemerintahan Anton Achmad Saragih.
Proses Pembangun yang sudah dikerjakan:
JR Saragih: Dari Pokan Baru – Kelurahan Huta Bayu dan dilanjutkan RHS: Boluk menuju Huta Bayu dan Di Nagori Silakidir. Sedangkan jalan yang rusak parah dan belum dikerjakan dari Nagori Silakidir – Nagori Raja Maligas.
Masyarakat Huta Bayu Raja berharap dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk dapat menyelesaikan pembangunan jalan rusak yang sudah sangat lama terlantar selama ini dari sentuhan pembangunan. Selain itu, Bupati dan wakil Bupati Simalungun dapat mendorong dan mendukung program pemerintah pusat yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto tentang Hilirisasi produksi industri salah satunya KEK Sei Mangkei yang berada di Kabupaten Simalungun. (R1/red)











